Skip to content

Budaya Makan Orang Inggris yang Unik, Wajib Tahu!

Setiap negara pasti memiliki budaya dan tradisinya masing-masing, tak terkecuali dengan Inggris. Sebagai negara maju dan dikenal oleh masyarakat dunia, budaya makan orang Inggris ternyata unik dan beda dari negara-negara lainnya.

Lalu, tahukah kamu budaya makan seperti apa yang dilakukan oleh orang Inggris? Nah, untuk mengetahui budaya makan ala orang Inggris yang unik dan beda dari negara lainnya, berikut ini ulasan selengkapnya.

Budaya Makan Orang Inggris

Budaya Makan Orang Inggris yang Unik

Untuk memahami kehidupan orang-orang yang tinggal di suatu negara, cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan memahami tradisi atau kebiasaan yang mereka lakukan. Nah, berikut ini beberapa kebiasaan unik yang dilakukan oleh orang Inggris saat makan.

1.     Tea Time

Salah satu budaya makan yang dilakukan oleh orang Inggris yaitu tradisi tea time atau yang dikenal juga dengan istilah ‘Afternoon Tea’ atau acara minum teh di sore hari. Budaya minum teh ini dilatarbelakangi karena kecintaan orang Inggris terhadap minuman teh.

Ada beberapa istilah minum teh yang sering disalahrtikan yaitu ‘Afternoon Tea’ dan ‘High Tea’. Padahal, kedua tradisi minum teh ini memiliki perbedaan terutama dalam cara penyajian dan tujuannya.

Ciri khas yang paling mencolok dari tradisi ‘afternoon tea’ ini terlihat dari alat yang digunakan untuk menyajikan teh. Tradisi ‘Afternoon Tea’ biasanya menggunakan cangkir porselen dengan desain dan model yang elegan.

Cangkir yang digunakan untuk minum teh nantinya diletakkan di meja dengan kaki yang rendah lengkap dengan makanan ringan berupa kue kering ukuran kecil yang disusun rapi di nampan bertingkat.

Budaya minum teh yang sudah ada sejak tahun 1800-an ini dulunya dijadikan sebagai sarana untuk bersantai dan mengobrol. Orang Inggris percaya bahwa tradisi minum teh ini akan membuat mereka merasa lebih rileks dan beban masalah yang dialami akan sirna begitu saja.

Selain ‘Afternoon Tea’, orang Inggris juga mengenal tradisi ‘High Tea’. Berbeda dengan ‘Afternoon Tea’ yang hanya ditemani camilan ringan, ‘High Tea’ biasanya ditemani hidangan berupa roti, daging, keju, dan salad yang disajikan di atas meja makan yang tinggi.

‘High Tea’ atau yang dikenal juga dengan istilah ‘Meat Tea’ dulunya dilakukan oleh orang Inggris kalangan menengah ke bawah setelah bekerja keras selama sehari. Dibandingkan dengan ‘afternoon tea’, tradisi ‘High Tea’ jauh lebih mengenyangkan.

2.     English Breakfast

Selain tradisi minum teh atau tea time, budaya makan orang Inggris selanjutnya yang unik yaitu sarapan dengan menu makanan yang lengkap. Menu English Breakfast terdiri dari daging babi, telur mata sapi, baked beans, sosis, tomat goreng, tumis jamur, hash brown, dan puding hitam.

Menu makanan ini dulunya hanya disajikan di café-café kelas atas, namun sekarang semua kalangan sudah bisa menikmati hidangan seperti ini. Seiring berjalannya waktu, menu makanan English Breakfast juga mengalami perubahan.

Harga daging pada masa itu pernah mengalami kenaikan sehingga sebagian masyarakat Inggris beralih hanya makan roti yang diolesi mentega saja untuk menu sarapan. Beberapa orang juga menambahkan selai, kacang-kacangan, atau buah untuk menu sarapan.

Budaya makan masyarakat Inggris ini dilakukan secara turun-temurun sampai saat ini. Bahkan nggak sedikit orang Indonesia yang mengadopsi budaya makan ala orang Inggris yaitu dengan menyajikan roti dengan olesan selai sebagai menu sarapan pengganti nasi.

Ulasan di atas dapat menambah wawasanmu tentang budaya makan orang Inggris yang unik dan berbeda dengan budaya makan di negara lain. Dengan pesatnya arus globalisasi dan modernisasi, budaya makan ala orang Inggris ini banyak dicontoh masyarakat Indonesia juga, lho.

Share Button